Sebelum Dana Pensiun Muhammadiyah berdiri, telah berdiri 2 dana pensiun di bawah Persyarikatan Muhammadiyah yaitu, Dana Pensiun Rumah Sakit Islam (Dapersi) dan Dana Pensiun Pegawai Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Dapersi didirikan oleh Yayasan Rumah Sakit Islam Jakarta sebagai pendiri dan Dana Pensiun Pegawai Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta didirikan oleh Direksi Rumah Sakit PKU Yogyakarta sebagi pendirinya.

Meskipun demikian, Pimpinan Pusat Muhammadiyah bercita-cita memiliki dana pensiun yang didirikan  oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan akan menaungi kebutuhan manfaat pensiun seluruh warga muhammadiyah secara nasional maka perlu didirikan dana pensiun yang didesain sejak awal untuk tujuan tersebut. Untuk merealisasikan cita-cita tersebut maka didirikanlah Dana Pensiun Muhammadiyah oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 42/SK-PP/I-A/1.a/1999 tanggal 15 Juni 1999 tentang Badan Usaha Dana Pensiun Muhammadiyah dan Peraturannya disahkan dengan Surat Keputusan Nomor : 89/SK.PP/I-A/3.C/1999, tanggal 05 November 1999. Dana Pensiun Muhammadiyah secara resmi beroperasi pada tahun 2000 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor : KEP-282/KM.17/2000, tanggal 03 Juli 2000, dimana Pimpinan Pusat Muhammadiyah  sebagai Pendiri dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai Mitra Pendiri. Pada tahun 2002 Dana Pensiun Pegawai Rumah sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta, membubarkan diri dan bergabung menjadi Mitra Dana Pensiun Muhammadiyah.

Cita-cita pendirian Dana Pensiun Muhammadiyah juga didorong dengan kenyataan bahwa kemajuan Persyarikatan dan Amal Usah Muhammadiyah yang sangat pesat diseluruh pelosok tanah air baik dari segi kualitas maupun kuantitas membutuhkan dukungan dari berbagai aspek kesejahteraan untuk memperkuat dan meningkatkan kemajuan yang telah dicapai dalam bentuk penghasilan purna karya. Harapannya dengan disertakannya pegawai Persyarikatan dan Amal Usaha Muhammadiyah ke dalam Program Dana Pensiun maka akan berpengaruh pada peningkatan komitmen, loyalitas dan kinerja pegawai kepada Persyarikatan Muhammadiyah.

Secara khusus tujuan didirikannya Dana Pensiun Muhammadiyah adalah untuk menjamin kesinambungan kesejahteraan bagi peserta dan keluarganya setelah memasuki masa purna karya. Program Dana Pensiun Muhammadiyah dimaksudkan untuk memberikan jasa pelayanan pengelolaan Program Pensiun Pemberi Kerja bagi Amal Usaha Muhammadiyah yang memiliki kemampuan untuk menjadi mitra.

Inisiator Dana Pensiun Muhammadiyah: (kiri-kanan) Ir. H.M. Dasron Hamid, M.Sc.;  H. Ahim Abdurahim, SE, Ak., M.Si, H. M. Isnawan, SE